malam minggu


            Di malam hari yang sunyi, dingin menembus tulang, suasana masih nampak ramai di alun – alun kota. Lampu mercury yang masih menyala seolah ingin malam ini  tak ingin cepat berganti. Di temani dengan alunan music underground yang membuat telinga kita ‘conge’ menambah pikiran ini untuk tetap terfokus untuk menikmati indahnya malam minggu tanpa kekasih.
            Di pinggir jalan, motor – motor masih tertata rapih. Para penjalan kakipun kian ramai, meskipun waktu sudah semakin malam, tapi mata ini seakan tidak akan pernah tertidur. Asap rokok yang mengepul disana – sini kian meramaikan Susana malam yang penuh dengan suka maupun cita. Malam semakin malam, tapi music terus berbunyi, malah semakin gahar dari sebelumnya, makin membuat mata ini terbelalak.
            Kebisinganpun terasa semakin komplit setelah banyak geng – geng motor yang melakukan konvoi keliling kota. Polisi pun hanya terdiam terpaku melihat kebrutalan yang jelas – jelas berada di depan mata mereka. Raga ini pun mulai terasa lelah, seakan memanggil untuk segara pulang, untuk segera mimpi dengan nyenyaknya di sebuah sudut kamar yang kumuh.

No comments: